
ia,
memang kamu tak pernah tau,
aku sia-sia.
semua hanya terbayar oleh letih payahku....
ku terpejam,
menikmati kepedihan dalam kegelapan...
dan gaung isakku mengiringi
semua yang tak berarti lagi
kamu memang tak mengerti
dan tak kan pernah mengerti
dan karena ketololanku
aku menantimu
menanti keambiguan
dalam kegelisahan
mencari jejak langkah sang kaki yang tak bertepi
dan kini aku menyerah
aku lelah,lelah,lelah
aku kecewa,kecewa,kecewa
dalam sia-sia
Sabtu, 01 November 2008
kamu
Diposting oleh senyumku di 00.07
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar